Dapatkan Seputar Berita Bisnis dan Keuangan Yang Paling Update

MINDSET BISNIS ONLINE

Bisnis online adalah salah satu bisnis yang menggiurkan, karena membutuhkan modal yang relatif kecil dibandingkan model bisnis konvensional, sedangkan hasil yang diperoleh bisa jauh lebih besar.

Banyak sekali kita dengar orang-orang sukses di bisnis ini, namun tidak sedikit pula yang mengalami kegagalan. Seseorang yang memiliki dan menguasai hal-hal teknis saja seperti web hosting, mysql, FTP, php, wordpress, belumlah cukup sebagai modal kesuksesan di bisnis ini.

Ternyata dengan menguasai hal-hal teknis tersebut memberikan hanya 20 % dari kesuksesan, dan hal yang lebih besar yaitu 80 % lagi ditentukan oleh mindset sukses yang benar.

Orang sukses ternyata memiliki cara berpikir yang berbeda, cara menghadapi tantangan, cara menghadapi kegagalan, disiplin diri sehari-hari, dan lain sebagainya. Hal-hal non teknis ini haruslah dipersiapkan dulu sebelum kita terjun di dunia bisnis online.

Dalam postingan kali ini, mari kita pelajari tentang rahasia mindset sukses tersebut, pahami dan tentu saja harus dipraktikkan.

1. Miliki impian, dan kuatkan impian Anda

Impian adalah daya dorong kita untuk tetap bekerja guna meraihnya. Tanpa disadari bahwa cara kerja otak adalah selalu mengejar impian.

Tanpa memiliki impian yang jelas, seseorang kemungkinan tidak memiliki semangat kerja untuk meraihnya. Beberapa tahun yang lalu ada teman saya yang menjalankan usaha konvensional warisan orang tuanya tapi ia kerjakan sekenhendak hatinya.

Mau dia buka maupun tutup, mau buka jam berapa terserah kemauannya karena dia pikir dia adalah “bos”nya. Karena belum memiliki impian yang kuat sebagai alasan untuk apa dia melakukan semua ini.

Beberapa tahun kemudian, teman saya itu mengenal yang namanya bisnis online. Bisnis yang dikerjakan hanya melalui teknologi internet yang katanya bisa cepat mendatangkan hasil yang banyak. Tapi ternyata di bisnis tersebut dia tetap saja tidak ada kemajuan.

Sempat dia mengalami stress, pusing, frustasi, sampai suatu saat dia bertemu seorang guru yang mengajarkan beberapa panduan dahsyat tentang mindset sukses. Beberapa hal dia pelajari dan salah satu diantaranya adalah pentingnya memiliki impian yang jelas, karena impian merupakan alasan yang kuat untuk apa kita melakukan semua ini. Mimpi tersebut menjadi daya dorong kita untuk melakukan berbagai cara untuk meraihnya.

Ketika Anda akan mengawali mengerjakan sesuatu, maka Anda harus memiliki impian yang kuat, dan dengan sendirinya alam bawah sadar Anda akan terdorong untuk meraihnya. Apapun yang akan dihadapi, pasti akan mampu dilewati.

2. Sebaiknya fokus pada satu jenis bisnis

Mungkin Anda belum menyadari bahwa internet mirip dengan hutan rimba belantara, yang penuh dengan beraneka jenis pohon, beraneka jenis buah dan bunga, dan mungkin juga penuh dengan hewan yang buas yang siap menerkam disaat Anda lengah. Maka dari itu, Anda harus selalu fokus agar Anda tidak kesasar maupun tersesat dan pada akhirnya Anda tidak mendapatkan apa-apa.

Dalam berbisnis di internet kita harus tetap fokus, karena banyak sekali tersedia jenis bisnis yang ditawarkan yang tentunya terdengar sangat menggiurkan. Mulai dari program affiliate yaitu cocok untuk newbie yang belum memiliki produk sendiri, PPC (pay per click) yang memberi komisi dari hasil klik, PPL (pay per lead) yang memberi komisi jika ada yang mengisi formulir tertentu, PPS (pay per sale) yang memberi komisi jika Anda berhasil menjual suatu produk dan lain sebagainya.

Begitu banyaknya jenis bisnis ini, dan semuanya menjanjikan hasil yang luar biasa. Mungkin Anda mencoba jenis affiliate, Anda belajar berhari-hari bahkan berbulan-bulan, belum Anda mendapatkan hasil kemudian Anda menemukan info tentang PPC yang hasilnya sangat menggiurkan dan Anda terjun ke PPC. Belum menghasilkan di PPC suatu saat Anda menemukan orang yang sukses di PPS kemudian Anda ikut program PPS. Namun pada akhirnya Anda nggak menghasilkan apa-apa dari affiliate, PPC maupun PPS.

Waktu banyak yang terbuang, tenaga maupun biaya juga banyak yang telah Anda habiskan, namun tidak ada hasil yang memuaskan. Lama-kelamaan Anda akhirnya lelah kemudian frustasi dan Anda mengatakan bahwa bisnis di internet tidak ada apa-apanya. Anda menyerah dan akhirnya gagal. Maka dari itu, tentukan satu jenis bisnis, dan fokuslah dalam menjalankan di bisnis tersebut.

3. Selalu belajar dan asah kemampuan Anda

Setelah Anda memiliki impian yang kuat dan fokus di satu jenis bisnis, kini saatnya Anda belajar dan menggali potensi kekuatan serta selalu mengasah kemampuan Anda. Belajar dari yang terbaik, ini penting karena mereka telah memiliki pengalaman yang lebih dulu daripada Anda.

Anda tidak perlu mengulang kesalahan yang telah mereka lakukan, dan Anda telah menghemat banyak waktu. Bisnis online memiliki perkembangan yang sangat pesat, tiap bulan ada saja teori-teori baru, cara-cara baru, jangan sampai Anda ketinggalan informasi. Terus update pengetahuan  demi kemajuan bisnis Anda.

4. Disiplin, konsisten dan pantang menyerah

Seorang internet marketer harus memiliki disiplin diri yang tinggi, bisa membagi waktu dengan sebaik-baiknya. Anda harus bisa membedakan mana waktu bekerja, waktu bersama keluarga, waktu untuk istirahat. Terlalu banyak waktu untuk bekerja juga tidak baik, misalnya Anda ingin cepat mendapatkan penghasilan kemudian Anda bergadang semalam suntuk, namun akhirnya sakit, itu malah tidak baik.

Dalam menjalankan bisnis ini Anda memerlukan konsistensi, kerjakan terus menerus. Meskipun sedang tidak mood, tapi tetap kerjakan. Jika ada hal yang merintangi Anda, tetap kerjakan, jika Anda tidak berhasil, tetap lakukan sambil mencari informasi tambahan untuk memperbaiki kesalahan yang telah Anda lakukan. Mungkin dalam beberapa bulan Anda belum menghasilkan apa-apa, itu tidak masalah karena Anda baru belajar, tapi ingat tetap lakukan dengan konsisten, maka beberapa bulan kemudian Anda akan menikmati hasilnya.

5. Selalu berdoa kepada Tuhan

Manusia diciptakan untuk selalu berjuang dan berusaha, namun Tuhanlah yang menentukan. Selalu ingat berdoa kepada Tuhan agar apa yang telah kita kerjakan, apa yang telah menjadi cita-cita dapat kita raih dengan kesuksesan.

Kiat Sukses Membangun Kepercayaan Diri

Faktor yang membedakan antara orang sukses dengan yang gagal adalah terletak pada rasa percaya dirinya. Hal ini menyebabkan banyak penelitian dari para ahli mengenai cara-cara untuk membangkitkan rasa percaya diri seseorang.

Sukses adalah hak semua orang, tetapi tidak semuanya mengetahui dan mau melakukan cara untuk meraihnya. Sebagian orang berpendapat bahwa sukses itu adalah milik orang-orang yang lulus dari universitas terbaik, orang yang memiliki IQ tinggi, tinggal di lingkungan elit.

Pendapat ini memang tidak sepenuhnya salah, tetapi mari kita lihat kenyataanya bahwa banyak juga orang-orang yang sukses dengan latar belakang pendidikan yang tidak begitu tinggi. Artinya universitas terbaik, IQ tinggi, lingkungan elit hanya sebagian dari penunjang kesuksesan.

Sebenarnya ada faktor  lain yang bahkan lebih penting, yang menentukan kesuksesan seseorang, yaitu semangat, kerja keras, hasrat, antusias, ketekunan dan kebulatan tekad seumur hidupnya.

Para ahli berpendapat bahwa untuk mencapai sukses, dibutuhkan kematangan pribadi seseorang. Karena kematangan pribadi ini menyebabkan seseorang memiliki sikap optimis dan keyakinan bahwa segala yang dicita-citaknnya pasti akan berhasil.

Namun dilain pihak, untuk meraih kesuksesan itu sendiri tidaklah mudah. Akan banyak rintangan yang akan dihadapi. Sebagian dari mereka tetap tegar untuk menghadapinya, namun tidak sedikit juga yang mengalami patah semangat kemudian menyerah tidak sanggup menghadapi tantangan di depannya.

Pada situasi seperti inilah, dibutuhkan rasa percaya diri. Dengan percaya diri yang tinggi merupakan faktor yang membedakan antara orang-orang yang sukses dengan orang-orang yang gagal. Karena alasan inilah, banyak para ahli mengembangkan teknik-teknik untuk membangkitakn rasa percaya diri pada seseorang.

Berikut ini, beberapa tips untuk membangkitkan rasa percaya diri

1. Berani menerima tanggung jawab

Seseorang yang berani menerima tanggung jawab akan terdorong untuk selalu tampil sempurna, tanpa peduli pada hambatan apapun yang akan menghadapinya. Bila seseorang tidak berani menerima tanggung jawab akan cenderung melimpahkan kesalahan kepada orang lain.

2. Selalu mengembangkan nilai positif

Mengembangkan nilai positif terhadap diri sendiri  akan mempercepat pencapaian kepercayaan diri. Salah satu caranya adalah mengganti ungkapan-ungkapan yang bermakna negatif dengan ungkapan-ungkapan positif. Misalnya kata “gagal” diganti dengan “sukses yang tertunda”, kata ” tidak bisa” diganti dengan “harus bisa”.

3. Membaca potensi diri

Menggali, dan mengeksplorasi potensi yang mungkin masih terpendam dalam diri. Misalnya dengan mengikuti kursus, pelatihan, seminar, banyak membaca buku. Hal ini bisa menjadi inspirasi untuk mengekspresikan bakat-bakat yang masih terpendam yang tidak kita sadari.

4. Berani mengambil resiko

Segala sesuatu yang kita lakukan pasti akan menemui resiko. Jika kita takut akan resiko, kita tidak akan kemana-mana, tidak akan berbuat apa-apa, sehingga kita tidak akan pernah mencapai suatu posisi yang bernama kesuksesan. Cobalah menerima tantangan, meski ada rasa takut di awal, jalani saja. Jika gagal, bangkitlah, kesuksesan mungkin saja tinggal beberapa langkah lagi. Orang gagal adalah orang yang tidak pernah mencoba. Untuk menaiki anak tangga yang keseratus, kita harus menaikinya mulai dari anak tangga pertama. Tanpa melangkah pada anak tangga yang pertama, mustahil kita akan sampai pada anak tangga keseratus.

5. Dengarkan saran dari orang-orang sukses

Orang gagal selalu memiliki alasan, keluhan, dan seribu satu saran negatif, yang dapat membuat rasa percaya diri  kita jatuh. Maka dengarkan saran dari orang sukses dengan cara bergaul dengan mereka. Orang sukses memiliki seribu satu saran yang dapat meningkatkan rasa percaya diri kita. Mereka punya cerita sukses, cara pandang  positif, bersemangat, optimis,  serta inspirasi positif yang dapat menular kepada kita. Ya….sukses itu bisa menular, yang menular adalah semangatnya.

6. Tekunlah beribadah dan berdoa

Semoga kita selalu diberikan petunjuk-Nya. Semakin rajin ibadah kita, makin kuat doa kita, keyakinan kita akan pertolongan Tuhan, maka rasa percaya diri kita akan semakin meningkat.

Ilmu Menjadi Kaya

Apakah Anda mau kaya ? Saya tidak munafik, saya juga mau kaya. Bagaimana caranya ? Mari  kita belajar bersama-sama untuk menjadi sama-sama kaya.

Ada satu buku lagi yang perlu Anda baca. Judulnya “The Science of Getting Rich” .

Dalam kata pengantarnya, sang pengarang menyebutkan, bahwa buku ini berorientasi pragmatis dan tidak filosofis. Jadi, buku ini adalah pedoman praktis untuk menjadi kaya.

Bahkan, Tuan Wallace menyebutkan bahwa siapa pun orang yang mau menerapkan pedoman dan prinsip di dalam buku ini, tanpa keraguan dan kekhawatiran, akan menjadi kaya. Wallace juga menegaskan, bahwa semua petunjuk yang ada di buku ini, adalah “exact science, and failure is impossible”.

Ilmu Menjadi Kaya Adalah Eksakta

Setiap orang, mengisi kehidupannya dengan tiga motivasi utama, yaitu hidup untuk tubuh, hidup untuk pikiran, dan hidup untuk jiwa. Untuk bisa hidup sepenuhnya, setiap orang layak dan berhak menjadi kaya.

Untuk menjadi kaya, ternyata ada ilmunya. Ilmu menjadi kaya ini, adalah ilmu eksak seperti aljabar atau matematika. Jika Anda menguasai ilmu ini, maka Anda akan menjadi kaya dengan kepastian yang matematis.

Kepemilikan atas kekayaan, uang, dan harta benda, adalah hasil dari berbagai tindakan yang dilakukan dalam cara tertentu (Certain Way). Siapapun yang bertindak dalam cara ini, entah sengaja atau tidak, akan menjadi kaya. Sebaliknya, siapa pun yang melakukan berbagai hal tidak dengan cara ini, sekeras apa pun mereka berusaha dan bekerja, sehebat apapun kemampuannya, tidak akan pernah menjadi kaya.

Ungkapan di atas adalah benar berdasarkan fakta-fakta berikut ini.

Menjadi kaya bukanlah semata-mata tentang lingkungan. Jika menjadi kaya ditentukan oleh lingkungan, maka semua orang di suatu lingkungan tertentu, mestinya akan kaya. Semua orang di suatu kota akan kaya. Semua orang di suatu kampung akan kaya. Semua orang di suatu negeri akan kaya. Kenyataannya, tidak demikian.

Di sebuah RT, orang kaya tinggal bersebelahan dengan orang miskin. Dua pemilik toko yang bersebelahan, dengan barang dagangan yang sama, dan dengan kerja keras yang sama, kekayaannya akan berbeda.

Menjadi kaya, adalah dengan berpikir dan melakukan berbagai hal dengan cara tertentu (Certain Way).

Menjadi kaya juga bukan semata-mata tentang bakat. Banyak orang berbakat tetap miskin selama hidupnya. Sementara orang yang tidak berbakat justru menjadi kaya. Studi Wallace dan rekan-rekannya menunjukkan, bahwa orang-orang yang kaya justru memiliki bakat dan kemampuan yang rata-rata.
Sama seperti Anda.

Menjadi kaya, adalah dengan berpikir dan melakukan berbagai hal dengan cara tertentu (Certain Way).

Menjadi kaya juga bukan hasil dari kebiasaan dan kemampuan menabung dan berhemat semata-mata. Banyak orang yang pelit tetap miskin, dan banyak orang yang royal justru tetap kaya.

Menjadi kaya, adalah dengan berpikir dan melakukan berbagai hal dengan cara tertentu (Certain Way).

Menjadi kaya juga tidak berhubungan dengan kegagalan atau keberhasilan saja. Dua orang pengusaha, yang bekerja sama kerasnya, kemudian sama berhasilnya, pada akhirnya akan memiliki kekayaan yang berbeda.

Menjadi kaya juga bukan tentang pilihan profesi atau bidang usaha. Mereka yang profesinya sama, atau bisnisnya sama, tetap saja “kayanya” berbeda.

Menjadi kaya, juga bukan tentang ada atau tidaknya modal. Banyak yang bermodal besar tapi bangkrut, dan banyak yang hanya “moderat”, alias modal
dengkul sama urat, berakhir sebagai orang kaya.

Menjadi kaya, adalah dengan berpikir dan melakukan berbagai hal dengan cara tertentu (Certain Way).

Menurut hukum sebab akibat, “sebab” yang sama, akan menghasilkan “akibat” yang sama. Dan jika ini berlaku, maka “menjadi kaya” adalah ilmu eksakta.

Apa yang diperlukan untuk menguasai Certain Way ini? Cukup hanya kemampuan berpikir dan kemampuan memahami. Setiap orang bisa menjadi kaya. Tentu saja, Anda juga.

Untuk menjadi kaya, Anda bisa memulainya dengan profesi, bisnis, dan lokasi Anda saat ini. Tak perlu ganti profesi atau banting stir ke bisnis lain, tak perlu juga Anda berpindah tempat.

Hal pertama yang harus Anda pahami, adalah kesempatan dan peluang atau opportunity. Ia ada di mana-mana. Monopoli tak akan bisa mengikatnya. Monopoli tidak akan membuat Anda miskin, sebab kesempatan ada di mana-mana. Cari dan temukanlah. Lalu, lakukan segalanya in Certain Way. Anda tidak akan menjadi miskin.

Anda juga tidak akan menjadi miskin karena supply dari orang kaya yang terbendung atau terhenti alirannya. Segala sesuatunya telah tersedia, lebih dari cukup. Dunia ini ada dalam keseimbangan, sebab aliran itu tak akan pernah berhenti.

Apa yang telah menjadi sampah bagi seseorang, akan menjadi bahan baku  bagi orang lain. Kertas, plastik, kaca, dan botol yang sudah tak terpakai, telah mengantarkan pemulung dan pedagang pengumpul naik haji lebih dari satu  kali.

Alam semesta yang kita tinggal di dalamnya, adalah gudang kekayaan yang tak akan ada habisnya. Persediaannya tak akan pernah menyusut. Mari kita sama-sama menggali dan memanfaatkan kekayaannya.

Ide Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Setiap orang yang telah menyelesaikan masa kuliahnya pasti ingin segera mendapatkan pekerjaan.

Karena dengan bekerja,  diharapkan mendapatkan gaji tiap bulannya.

Gaji tersebut digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan pribadi maupun keluarga.

Seiring dengan peningkatan harga barang dan peningkatan gaya hidup, maka rasanya gaji yang diterima tidak cukup lagi untuk memenuhi kebutuhan terutama bagi Anda yang sudah memiliki keluarga.

Untuk mengatasi masalah ini, tidak sedikit orang yang mulai berpikir untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Dengan memiliki penghasilan tambahan diharapkan dapat menjamin kesejahteraan keluarga.

Memang sih dengan memiliki penghasilan tambahan bukan satu-satunya kunci kesejahteraan keluarga, namun yang terpenting adalah bagaimana Anda mengelolanya.

Berapapun besarnya penghasilan dalam keluarga Anda, kalau tidak bisa mengelolanya dengan baik, maka kesejahteraan tidak akan bisa Anda raih.

Namun demikian, apakah Anda sebaiknya tidak usah menambah penghasilan dalam keluarga Anda?

Tidak juga. Penghasilan yang besar memang tidak menjamin bahwa keluarga Anda bisa mencapai kesejahteraan keuangan, tapi penghasilan yang besar bisa membantu keluarga Anda mencapai kesejahteraan.

Intinya Kemauan

Mencari penghasilan tambahan sebetulnya tidak sulit.

Yang penting Anda punya kemauan. Bila Anda tidak memiliki kemauan untuk mau mendapatkan penghasilan tambahan, maka cara apa pun yang ditunjukkan kepada Anda akan sulit Anda terima.

Jadi, semua berawal dari kemauan. Jika memang tidak ada kemauan, keadaan Anda tetap seperti sekarang. Tapi bila Anda memang mau, berikut ada sejumlah cara untuk menambah penghasilan dalam keluarga Anda:

1. Bekerja sebagai karyawan
2. Bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian
3. Menjalankan usaha sampingan
4. Berinvestasi

Menjadi Karyawan suatu Perusahaan

Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan bekerja di sebuah perusahaan. Anda bisa bekerja sebagai seorang sekretaris, karyawan bagian pembukuan, administrasi, atau apa pun itu. Yang penting, Anda mendapatkan gaji.

Atau, kalau misalnya pada saat ini Anda sudah bekerja sebagai seorang karyawan, mungkin Anda bisa menjadi karyawan juga di tempat lain. Jadi Anda mendapatkan dua gaji.

Bekerja sebagai karyawan memang enak, karena Anda tinggal datang, bekerja, dan pada akhir bulan mendapatkan gaji. Anda cuma perlu menuruti aturan jam kerjanya saja. Namun kalau Anda tidak bekerja, Anda tidak akan mendapatkan gaji.

Itulah sebabnya banyak orang yang sudah berusia 50 – 60 tahun tetapi masih tetap bekerja sebagai karyawan karena takut tidak mendapatkan gaji lagi bila dia tidak bekerja.

Menjalankan Usaha Sampingan

Kenapa Anda tidak mencoba menjalankan sebuah usaha sampingan? Anda bisa membuka toko atau warung. Anda bisa buka biro jasa yang menjual segala macam jasa. Mungkin juga sebuah usaha jahitan. Kenapa Anda tidak mencobanya? Usaha sampingan bisa Anda kerjakan seusai jam kerja kantor atau perusahaan Anda.

Yang penting di sini, usaha sampingan tersebut suatu saat kelak bisa Anda serahkan pengelolaannya kepada anak buah yang Anda percayai, sehingga Anda tidak perlu terlibat terus di dalamnya seumur hidup Anda.

Toko misalnya. Anda mungkin bisa membuka sebuah toko yang menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari. Setelah beberapa bulan, Anda bisa menyerahkan pengelolaannya kepada anak buah Anda (yang Anda gaji tentunya), disatu sisi Anda tetap mendapatkan gaji dari kantor atau perusahaan, disisi yang lain Anda tetap mendapatkan hasil keuntungan dari toko tersebut tiap bulannya.

Berwirausaha dengan Mengandalkan Keahlian

Kalau Anda punya keahlian khusus, Anda bisa bekerja dan mendapatkan honor dari situ. Mungkin Anda pandai berbahasa asing, misalnya bahasa Inggris atau bahasa Mandarin. Kenapa tidak membuka kursus bahasa Inggris atau bahasa Mandarin saja, atau buka les privat dimana Anda datang ke rumah klien Anda. Jika Anda mahir memperbaiki handpone, buka saja service HP, dan lain sebagainya.

Bekerja sendiri harus dibedakan dengan bekerja sebagai karyawan. Sebagai karyawan Anda mendapatkan gaji, sedangkan di sini Anda tidak mendapatkan gaji, tetapi mendapatkan honor. Contoh mereka yang bekerja dengan mengandalkan keahlian dan mendapatkan honor pada umumnya adalah artis yang main sinetron, atau dokter dan arsitek yang membuka praktek sendiri dengan mendapat bayaran dari pasien atau kliennya.

Kalau Anda perhatikan, sebetulnya hampir setiap orang punya keahlian atau keterampilan khusus yang bisa dijual. Masalahnya di sini adalah apakah Anda berani menjadikan keahlian atau keterampilan yang Anda miliki itu untuk bisa dijual kepada orang lain?

Kelebihan bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian adalah bahwa Anda akan mendapatkan penghasilan yang memang sesuai dengan keahlian Anda. Artinya, Anda akan termotivasi untuk lebih memperdalam keahlian Anda sehingga akan mendapatkan bayaran yang lebih. Kekurangannya adalah, kalau Anda tidak bekerja (absen), Anda tidak akan mendapatkan bayaran.
Mungkin Anda berpikir bahwa untuk bisa berhasil dalam usaha perlu modal uang yang cukup besar. Tapi Anda boleh tidak percaya, kesuksesan sebuah usaha seringkali tidak tergantung pada besarnya modal Anda. Silakan toleh di sekeliling Anda, ada banyak orang yang berhasil dalam usahanya dengan modal yang hanya sedikit. Yang paling penting di sini adalah ide.

Ada memang beberapa usaha yang membutuhkan modal awal yang cukup besar, tapi banyak juga bidang usaha yang tidak membutuhkan modal awal yang terlalu besar. Yang paling penting di sini adalah bagaimana Anda bisa “mengakali” jumlah uang yang Anda miliki sekarang agar cukup untuk bisa menjalankan ide bisnis di kepala Anda. Dengan menjalankan sebuah usaha, Anda otomatis lebih terlatih untuk bisa mandiri dan bertahan hidup. Itulah yang menjadi salah satu kelebihan lain dari menjalankan usaha sendiri.

Berinvestasi

Anda punya uang berlebih? Kenapa tidak menginvestasikannya saja? Jika Anda punya Rp 10 juta, mungkin itu bisa Anda depositokan. Anda akan dapat bunga, dan bunga itulah tambahan penghasilan Anda.

Anda punya barang yang tidak Anda pakai? Perabot misalnya? Kenapa Anda tidak menjualnya dan menginvestasikan uangnya dengan membeli emas, misalnya. Setelah beberapa tahun, mudah-mudahan saja harga emas itu naik. Nah, selisih kenaikan harga itu adalah tambahan penghasilan bagi Anda.

Bagi Anda yang masih lajang (tidak punya tanggungan) dan tinggal di rumah sendiri, apalagi rumah Anda agak besar, kenapa Anda tidak menyewakan satu dua kamar di antaranya untuk dijadikan kos-kosan ? Anda akan dapat pemasukan tambahan dari uang kosnya, kan?